Arvernester : "Pindah Rumah"

Terima kasih pada teman-teman blogger yang telah mampir dan setia membaca tulisan saya. Dengan berat hati saya umumkan kalo blog ini sudah saya tutup. Dan dengan senag hati saya beritahu, kalo blog baru berlamat di http://arvernester.co.cc Berjumpa lagi di dunia yang baru. :) Salam hangat, Arvernester
12:17:00 | | 1 Comments
Arvernester : UU Antipornografi, Sah!
Banyak Pro dan Kontra dibeberapa kalangan. Belum disahkan saja sudah banyak yang protes dan mendesak segera disahkan. Walaupun tidak menutup kemungkinan individu dari golongan yang tidak menyutujui keputusan tersebut malah menyutujuinya dalam hati /* yang ini bukan termasuk pengkhianat kan? */ Saya sendiri tidak mau ambil pusing dalam urusan ini. Netral saja dengan keputusan pemerintah tersebut. Bukannya saya tidak punya pendirian atau plin-plan, karena memang UU tersebut masih kekurangan disana dan sini /*namanya juga bikinan manusia */.
Tapi seandainya harus memilih, saya akan setuju dengan keputusan tersebut. Undang-undang tersebut sedikit banyak menghalau gegar-gemetar pornografi walaupun sebenarnya tidak.
Karena kebanyakan berkecimpung di dunia teknologi informasi, saya khususkan membahas tentang dunia tersebut. Termasuk internet dan aktifitas donwload, upload dan share didalamnya.
Kalo menghubungkan download dan UU AAP, pasti tidak jauh-jauh dari masalah film porno. Ya, aktifias yang satu ini cukup membuat pemerintah kalang-kabut mengatasinya. Walaupun beberapa situs asli Indonesia sudah diblokir dan tidak diijinkan penggunaannya. Namun, beberapa ISP masih mengijinkan akses situs luar. Situs porno dari Indonesia-pun masih bertebaran di dunia maya tersebut, dengan domain yang lebih "halus". Andaikan memang situs porno sudah tidak bisa lagi diakses di Indonesia. Bagaimana dengan film porno yang membludak perkembangannya?
Ambil salah satu film porno *asli_indonesia.3gp*, ganti namanya jadi *Panduan_setting_jaringan_Win_2000_Server.doc*. Kemudian file tersebut di *.zip, di *.tar, di *.rar kemudian di *.7z langusung upload ke salah satu virtual drive gratisan. Siap di share. Sepintar apapun pemerintah menghalau pornografi di internet, masih banyak orang yang lebih pintar menyalah gunakan sumber daya internet ini. /* agaknya ini yang membuat akses internet mahal, hehehe */
Dulu situs youtube, pernah sempat tidak bisa di akses karena terdapat esek-esek didalamnya. Pada dasarnya youtube banyak sisi positifnya, hanya saja sebagian netter mengambil manfaat negatif dari situs ini.
Nah, sekarang tinggal kita saksikan saja bagaimana sepak terjang pemerintah dalam menjalankan Undang-undangnya.
09:57:00 | Labels: Arvernester, Blogger, Kehidupan, Software, Teknologi, Tidak Jelas | 21 Comments
Arvernester : Tugas Belum Terkirim! Serius Nih?
Pertama-tama, sebelum mengungkapkan rasa kekesalan ini. Sedikit bercerita tentang bagaimana proses perencaan, pengerjaan dan pengelolaan sampai dengan file tersebut aku rasa selesai di-upload.
Kenapa tugas itu sangat penting? Tugas itu merupakn seperempat dari nyawa mata kuliah pemrograman web lanjut (sebagian mahasiswa khawatir akan nilai mata kuliah ini jeblok /* termasuk aku */). Dosen-nya pun tidak main-main dalam mata kuliah ini. Punya sikap tegas dan berwibawa (walaupun sedikit narsis), sikap yang patut dicontoh oleh dosen lainnya
/* Narsisnya ga usah kali yah */.
Malam setelah tugas makalah itu diberikan, langsung aku menjelajahi dunia maya untuk mecari beberapa materi. Tidak sulit, banyak bertebaran di internet. Walaupun proses pembutannya agak molor, setidaknya tidak kalang kabut seperti temen-temen yang lain. Disamping permasalah yang disajikan dan diselesaikan tidak rumit, aku sedikit paham dengan materinya. Karena memang pernah bersentuhan langsung dengan salah satu frameworks (ini materi yang di bahas dalam makalah). Jadi aku tidak harus memepelajari materi dari nol.
Pembuatannya dilakukan cukup 2 hari, cukup 2 hari saja. Itu cukup menyita waktuku. Jangan dikira 2 hari hanya mengerjakan 2 jam tiap harinya. Tapi sampai lembur!
Dua, hari sebelum makalah itu di kumpulkan (upload Softcopy, kumpul Hardcopy) tugasku sudah selesai. Bisa bernafas lega. Temen yang lain masih cari-cari tugas. Bahkan belum melakukan apa-apa!
Seperti dijelasin sebelumnya aku paling anti nyontoh atau nyontek dari hasil kerjaan orang lain. Tidak terjamin! Dan paling anti memberikan contekan. Yang ini jangan harap. Susah payah aku ngerjain, di ambil orang begitu saja?
Pagi tadi, 5 nopember jam 06.15. Aku upload makalah tersebut ke www.rianto.com. Berbekal satu buah HP GPRS Support, langsung menjelajah web. Browse, registrasi, Login. Selesai... tinggal upload file. Pertama yang aku upload adalah file makalah berekstensi *.zip. Sayang tidak support file compress (padahal kan lumayan irit bandwith). :D
Aku ulang lagi langkah upload denngan uncompres file menjadi format *.doc. Eng.. Ing.. Eng... file telah berhasil di-upload. Sedikit lega, setengah dari tugas sudah diselesaikan. Tinggal mengumpulkan hardcopy!
Pagi-pagi aku bela-belain bolos kuliah web selama lima belas menit untuk printing makalah di warnet. Ada 3 kesempatan tidak masuk kuliah, sudah dua kesempatan yang aku hilangkan. Salah satunya karena hal tadi pagi.
Selesai sudah tugasnya!
Tadi sore, temen kostku bilang kalo file yang aku upload salah (dia juga dikasih tau dosen). Hah? Salah? Dimana salahnya. Tidak ada penjelasan lebih detail dari dia. Kok aku yang upload malah ga tau? Konfirmasi salah upload diberitahukan 5 menit setelah mata kuliah dimulai oleh dosen, parahnya aku masuk 15 menit seteah ujian di mulia. Huh!
Berdasarkan analisis ngawurku, sepertinya nama file yang aku cantumkan tidak mencerminkan identitas diriku. Format yang diberikan adalah “Nama_NIM”. Tapi yang seperti ini tidak diberitahukan dalam syarat pembuatan makalah. Sehingga aku asal-asalan memberikan nama file. Tapi aku bukan orang yang tidak memperhatikan segala kesalahan, nama dan NIM sudah aku cantumkan dalam cover file pada makalahku. Nama lengkap, NIM, tanggal pengerjaan, Identitas kampus dan lain sebagainya. Kurang lengkap apalagi coba?
Kesalan ini mungkin beralasan, karena Pak Dosen kerepotan untuk mengetahui identitas file tersebut. Kalo memang ga daidentitas, tamatlah sudah. Tapi beda dengan kasusku. Semua identitas sudah aku cantumkan di dalam. Terserah mau nama file apa. Apakah Pak dosen masih kerpotan mengetahui identitas pengirim makalahnya? Sampai sepenting itu nama file mencantumkan nama dan NIM? Emangnya makalah tersebut tidak dibuka?
/* sebagai tambahan, tadi aku bantuin temanku upload makalah dan 100% sukses. Dia sangat senang, aku tidak. Ternyata file yang aku upload gagal, tanpa aku menyadarinya. T_T */
19:47:00 | Labels: Arvernester, Blogger, Kampus, Kehidupan, Lagu Cinta, Tidak Jelas | 6 Comments









