twitter
Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan

Kekonyolan Seputar Flash Disk/Drive

Biar Praktis

Jaman-jaman, kemunculan flashdisk. Waktu sebagian besar warnet masih menggunakan Windows 98 kebawah. Win 98 waktu itu belum mendukung PnP (Plug and Play) untuk hardware baru. Tapi untunglah setiap flashdisk yang dijual selalu menyediakan CD driver agar sistem yang digunakan dapat mendekteksi device tersebut.

Pernah ngebayagnin ga repotnya bawa CD driver kecil flashdisk ke warnet hanya untuk memindahkan data dari local disk ke removable disk kita? Belum lagi kalo kita terburu-buru lupa bawa driver tersebut.

Iklan Facebook Yang Aneh

Pernah melihat iklan disamping? Atau sejenisnya? Inti dari iklan tersebut sebenarnya mencari teman Facebook sebanyak-banyaknya, bahkan dimungkinkan sampai penuh kalo bisa. Awalnya saya memang merasa heran dengan iklan yang satu ini. Sebegitu niatnya cewek yang satu ini untuk mendapatkan banyak teman sampai rela mengeluarkan uang dari kantong untuk pasang iklan dia sendiri.

Kenyataannya tidak sesedarhana itu. Tujuan dasar dari pemasangan iklan tersebut lebih dari sekadar mencari kawan dunia maya.

Selamat Hari Ibu

Hari ini tepat tepat dimana sesosok pejuang dirayakan, diagungkan, didoakan dan dikenang jasa-jasanya, ibu. Artikel ini ditulis hampir memasuki tanggal 23 desember, dimana tanggal tersebut merupakan satu hari setalah hari ibu dirayakan. Sengaja saya tulis agak telat, agar sosoknya akan selalu dikenang walau sudah lewat hari ini. Bukan hanya hari ini untuk diingat.

Kira-kira, sudah 2 tahun lamanya sudah tidak pulang ke kampug halaman. Sudah dua tahun pula tidak bertatap muka secara langsung dengan sanak keluarga disana. Ayah, ibu, adik, paman, nenek dan keluarga lainnya. Kangen? Tentu. Selama ini hanya bisa berkomunikasi via telepon. Akhir-akhir ini juga jarang berbicara dengan ibu (seringnya dengan ayah), buka karena tidak rindu atau tidak ingin. Hanya saja tidak ingin melihat beliau menangis ketika mendengar suara saya. Inginnya mengajarkan internet, agar layanan video call dan beberapa layanan lainnya bisa dimanfaatkan. Sayangnya, internet belum bisa menjamah desa kecil nan damai itu. Sebagai anak lelaki kudu tegar akan hal itu. Tapi walau setegar apapun, kalau disinggung masalah orang tua, khususnya ibu, hati ini bakal tersentuh tiada tara. :)